Hei hujan..mengapa lekas berhenti..
besok datang lagi ya..
aku ingin menyapamu dengan tanganku, kan ku tadahkan wajahku untuk menikmatimu
hujan..denganmu kuingat semua yang membuatku nyaman
nikmatNya dalam bentuk air yang turun dari laingit, oh hujan..
aku sungguh menyukaimu, maafkan manusia yang selalu menyalahkanmu jika banjir datang..
padahal manusialah yang menyebabkan banjir, bukan engkau..
maka hujan, datang lagi yah..
Kau tau? Hujan itu cantik
Laksana gaun putri yg melambai anggun, membuat orang berdecak dalam lelah,
''Wah hujan..''
Tanpa sadar hujan memberi waktu bagi kesibukkan untuk diam sejenak, menentramkan hati yg keras, melembutkan gerakan yg cepat..
Hujan membasahi jalan agar kau tak tergesa
Hujan menahanmu berteduh karna ia cemburu akan aktifitas manusia yg seolah tak butuh hujan itu, seolah lupa bahwa yang dicari itu hanya dunia, ya dunia layaknya tempat hujan datang, sementara dan ada akhirnya
Dan hujan..
Laksana pendongeng yg dengan bijak menceritakan potret-potret kehidupan
Membuat yg mendengarnya menangis, marah, senyum, ataupun tertawa
Menangis akan hal menyedihkan yg pernah terjadi ketika hujan
Marah karena terganggu hujan
Senyum karena terpesona oleh indahnya daun daun yg sedang berpesta ketika hujan mengguyurnya
Tertawa akan tingkah laku manusia ketika hujan menjadi banjir yang menggenang
Namun hujan akan terus membahasi, hingga manusia mengerti, betapa Yang Maha Pencipta menyayangi mereka dgn hujan atau memberi peringatan melalui hujan
Hanya yang bijak yang mampu membaca pesan hujan
Komentar
Posting Komentar