"Tapi ada yang berbeda pada pekan ini. Aku dihadapkan pada kenyataan, salah satu anggota mengundurkan diri dari komunitas kami. Mungkin bagi sebagian orang, ini hal yang biasa saja. Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tapi tidak menurutku. Aku sangat menyayangkan sekali pengunduran dirinya yang mendadak. Tanpa penjelasan. Tanpa ucapan selamat tinggal. Hanya sebaris kata perpisahan yang jelas terbaca dilayar HP masing-masing kawan.

Ah…ada apa sahabat? Mengapa engkau menyimpan misteri ini sendirian? Adakah galau dalam dadamu sehingga engkau lebih memilih untuk meninggalkan apa yang telah kita bangun bersama?" sepenggal kisah dari dakwatuna.com

Membuatku berfikir dalam kejadian yang sama, aku salah dan tak ingin menyalahkan..
evaluasi diri dalam kegamangan, meraba apa yang harus dibenahi..
Maaf..
Aku pun juga masih belajar,
sama seperti dirimu..hai sahabat..

Dan kata-kata bijak ini menurutku baik sekali menjadi bahan muhasabah diri:
Ada banyak bibit di dalam diri manusia. Ada bibit kebodohan, keserakahan, kemarahan, iri hati, dendam. Ada juga bibit kesabaran, kasih sayang, cinta, memaafkan, persahabatan.
Pertanyaan berikutnya, bibit-bibit mana yang kita sirami setiap har
inya?


Allahu ya Rahman, penuhilah hati-hati ini dengan cinta karena Engkau. Himpunlah kami termasuk dalam 70.000 yang dijamin Allah masuk dalam surga tanpa dihisab karena saling memaafkan dan gemar bermuhasabah..Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bantulah..Allah kan membantumu :)