Status-mu..Harimau-mu

Nah lho..biasanya pepatahnya akan berbunyi: Mulut-mu harimau-mu
Koq ini status? Status apa maksudnya?

Saya jawab ya..maksudnya status facebook..
Ya..update status di facebook ataupun twitter atau thumblr atau koprol atau..(ah banyak kaliii) selalu menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Kalangan muda sampai tua, rakyat biasa sampai selebritis, selalu saja ada yang menarik dari update status di berbagai media jejaring sosial tersebut.



Sangat menyejukkan memang ketika inspirasi atau kata” motivasi yang diucapkan. Bahkan tak jarang ide-ide pun didapat dari hasil fb walking (plesetan blog walking). Semakin termotivasi oleh status” cerdas nan bermanfaat, terhibur dengan komunikasi dengan teman”, bahkan bisa menjadi wadah diskusi informal disamping kegiatan keseharian yang melelahkan. Itulah sisi positif dari facebook berdasarkan pengamatan saya. Belakangan justru dijadikan ajang berdakwah bagi banyak orang, karna disitulah massa kebanyakan rekan” dan lingkungan berkomunikasi. Saya appreciate dengan orang” yang bisa cerdas mengelola komunikasi di dunia maya, mengontrol dari hal” yang mendekati mudharat, bahkan bisa bermanfaat bagi sesama. Beberapa kalangan menyebutnya ‘dakwah masa kini’, karena medianya yang terkini yaitu dunia maya.

Namun tak sedikit pula yang lepas kendali di jejaring sosial ini. Sebagai contoh di facebook (karna saya cuma punya facebook, hee). Status-status yang dibuat selalu saja ada aneh”. Mulai dari bermesra”an dengan –afwan- yang bukan muhrimnya, terlalu vulgar dengan hal yang seharusnya konsumsi pribadi, menyindir orang lain sampai marah” dengan kalimat yang sungguh tak pantas.

Saya ambil contoh kasus dari seorang adik kelas, namanya cantik, nama salah satu isteri Nabi, saya sering perhatikan statusnya karna memang ia rajin sekali update status setiap harinya. Satu hari bisa sampai 5 atau 6 kali update. Hmm..rajinnya. Tak jarang status yang ia update itu berisi keluhan terhadap apa yang dialaminya serta bahkan cacian terhadap orang yang membuatnya kesal.
Seperti..
heh..! jangan kurang ajar deh lo sama gw!! Lo pikir lo tuh siapa??”
Atau..
Siaallll..!! pake acara macet lagi nih jalanan, wwoiiy gw dah telat wooiyy!!

Ckckckck mudahnya bicara kasar seperti itu. Pikir saya, memangnya dirumah terbiasa bicara seperti itu dengan keluarganya??

Sampai suatu saat akhirnya saya tak bisa tahan lagi, saya pikir sudah saatnya saya menegurnya karna sudah terlalu sering ia memasang status kasar seperti. Tak baik pula tuk dirinya karna akan menimbulkan konflik dengan teman”nya. Siapa yang suka melihat orang berbicara kasar?? Saya tegur krg lebih begini..
dek, maaf, kalau saya perhatikan, status km knpa marah” terus yaa..ga baik lho marah” teruuss..lagian nama kamu bagus loh dek, istrinya nabi lho..orang tua km pasti berharap memiliki anak yang santun dan terpuji akhlak serta bicaranya..ga kasian sm orang tua km dek..ga ada salahnya koq mencoba berkata” yang baik-baik.. :)

Entah bahasa peneguran saya yang mungkin salah ya, hingga akhirnya tak lama kemudian memang ia menghapus status yang kasar, tapi kemudian ia update status lagi seperti ini..

kalo kesel ya gw akan marah laahh..salah gitu guuee???!!

Hadeehhh..
Ya Rabb, maafkan hambaMu ini yang mungkin salah dalam menegurnya..hingga sampai sekarang masih saja ia sering berbicara kasar di fb..

Contoh kasus kedua,
Seorang akhwat yang entah saya mengenalnya dari mana, lupa sejak kapan ia jadi friend saya di fb. Akhwat yang masih kuliah ini memang sering memotivasi orang lain lewat status”nya. Tak jarang pula ia update dengan menyertakan hadist dan ayat qur’an. Sungguh inspiratif, memancing comment” dan Like this. Ya sekali ia update status selalu di Like belasan sampai puluhan orang. Jujur saya akui memang statusnya sering memotivasi dan menginspirasi orang lain.

Tapi ada yang membuat saya sering gerah melihatnya. Ketika ia update status yang menyinggung tentang cinta, wanita, kasih sayang, sampai pernikahan. Sebagai contoh,
Istri shalihah bukan hanya Istri yg rajin ibadah. Tp ia juga harus pandai bsinergi dgn suami
atau
Dinda coba memahami.. Bilakah tiba saatnya nanti. Akad nanti kan terucap dan qt semaikan janji. Dlm ikatan cinta & juga ridha Ilahi. Saat qt melangkah bsama, n saat batin terikat sejiwa

He???!
Aduuh neennnggg..padahal masih single..
dan sontak saja dalam sekejap banyak laki” yang me-Like statusny serta comment “aneh”.

Oke.. saya coba memahami, memang manusia itu berproses, termasuk dalam hal pemahaman akan interaksi. Tapi yang saya heran, apakah tak ada teman dan saudari” yang menegurnya? Karna sudah sering ia update seperti itu. Rasanya ingin menegurnya, tapi jujur saya tak kenal orangnya, kurang pantas sepertinya menegur orang yang tak dikenal, dan saya pun belum sampai tahap berani menegur kkhilafan orang yang tak dikenal.

Akhirnya pada suatu saat ketika ia update status seperti ini
aku koq imut banget yaa.. ^__^

(….hadeehh, duhai ukhtiiii….)
Tapi syukurlah..akhirnya ada saudarinya disana yang menegur dengan caranya, ia comment seperti ini..”orang pintar merasa bodoh,sedangkan orang bodoh merasa pintar,begitulah kata pepatah

Saya pikir ia akan berterimakasih karna sudah diingatkan, tapi ia justru menjadi marah..

Sungguh memang kepribadian asli seseorang itu akan terlilat ketika ia marah..

Akhwat tsb balas comment..
maksudnya apa ngmong kayak gitu? Maksudnya aku jelek tapi ngaku”-ngaku imut gitu? Kalo ngmong dijaga dong, saya tersinggung!

Astagfirullah
Nah kaann..padahal sebelumnya ia sering menginspirasi orang lain lewat kata”nya yang bijak dan santun, koq tiba” ketika ditegur jadi marah begitu?? Itu saja ditegur oleh orang yang dikenalnya, apalagi ditegur oleh orang yang tak dikenalnya??

Maka saudara-saudariku, sekali lagi ini jadi bahan pembelajaran untuk kita. Hati-hati dalam berkata, berbicara, serta bertingkah laku. Ini akan mempengaruhi bagaimana cerminan akhlak kita. Saya pun juga masih berproses menjadi lebih baik. Belajar dari banyak teman”, menambah wawasan, dan satu lagi..berteman dengan teman” yang baik akhlaknya.

Tentu ingat dengan peribahasa, “berteman dengan penjual minyak wangi maka akan dapat harumnya dan berteman dengan tukang arang akan dapat hitamnya".
Mari perbaiki diri serta ingatkan orang” yang kita sayangi untuk saling mengingatkan dalam hal perbaikan akhlak setiap harinya.

“Sesungguhnya manusia itu banyak salahnya.Dan sesunguhnya sebaik-baik orang yang banyak salahnya, adalah orang yang banyak bertaubat.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah )


Komentar

Postingan populer dari blog ini

bantulah..Allah kan membantumu :)